You are currently viewing BERITA NUR EL GHAZY

BERITA NUR EL GHAZY

STAI Nur El-Ghazy Perkuat Nuansa Religius dan Spirit Akademik Selama Bulan Ramadhan

Bekasi, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nur El-Ghazy menghadirkan suasana perkuliahan yang semakin religius dan penuh makna selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Berbagai kegiatan akademik dan pembinaan spiritual digelar secara terintegrasi sebagai upaya menjadikan Ramadhan sebagai momentum penguatan iman, ilmu, dan karakter mahasiswa.

Ketua STAI Nur El-Ghazy, Hamdi Abdillah, menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya bulan ibadah ritual, tetapi juga bulan pembentukan karakter dan penguatan integritas akademik.

“Ramadhan adalah madrasah ruhani bagi seluruh civitas akademika. Kami ingin perkuliahan tetap berjalan aktif, namun diperkaya dengan nilai-nilai spiritual. Puasa melatih disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab — nilai-nilai yang sangat penting dalam dunia akademik,” ujar beliau.

Integrasi Nilai Ramadhan dalam Perkuliahan

Selama bulan Ramadhan, jadwal perkuliahan disesuaikan agar lebih efektif dan kondusif. Dosen-dosen mengintegrasikan nilai-nilai Ramadhan dalam materi pembelajaran, seperti penguatan akhlak, etika komunikasi Islam, jihad melawan hawa nafsu, serta relevansi Al-Qur’an dalam kehidupan digital.

Sebelum perkuliahan dimulai, mahasiswa dibiasakan membaca Al-Qur’an bersama selama 10–15 menit. Program ini menjadi tradisi harian yang memperkuat suasana spiritual kampus.

Wakil Ketua Bidang Akademik menyampaikan bahwa pendekatan ini bertujuan menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan spiritual mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Ramadhan adalah momen terbaik untuk menanamkan nilai tersebut,” jelasnya.

Kajian Ramadhan dan Tadarus Bersama

Selain kegiatan akademik, STAI Nur El-Ghazy juga menyelenggarakan program tadarus Al-Qur’an harian serta kajian tematik Ramadhan yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa. Tema-tema kajian mencakup:

  • Puasa sebagai jihad spiritual
  • Etika bermedia sosial di bulan Ramadhan
  • Peran generasi muda dalam dakwah digital
  • Penguatan ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus

Masjid kampus menjadi pusat aktivitas keagamaan, khususnya pada sore hari menjelang berbuka puasa.

Penguatan Kepedulian Sosial

Sebagai implementasi nilai Ramadhan, kampus juga mengadakan kegiatan bakti sosial dan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar. Mahasiswa dilibatkan secara langsung dalam proses penggalangan dan distribusi bantuan.

Ketua STAI Nur El-Ghazy menambahkan:

“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih empati dan kepedulian sosial. Kami ingin mahasiswa merasakan langsung makna berbagi dan solidaritas.”

Buka Puasa Bersama dan I’tikaf

Rangkaian kegiatan Ramadhan ditutup dengan buka puasa bersama dan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah dan meningkatkan kualitas ibadah seluruh civitas akademika.

Salah satu mahasiswa menyampaikan bahwa suasana Ramadhan di kampus terasa berbeda.

“Kuliah terasa lebih bermakna. Kami belajar sekaligus memperbaiki diri secara spiritual,” ujarnya.

Komitmen STAI Nur El-Ghazy

Melalui berbagai program tersebut, STAI Nur El-Ghazy menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritualitas mahasiswa.

Dengan semangat Ramadhan, diharapkan seluruh civitas akademika mampu meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal sebagai bekal membangun masyarakat yang berakhlak dan berintegritas.

Leave a Reply